Cara Kerja Essential Oil

Minyak atsiri biasa digunakan sebagai aromatherapy dan biasa nya digunakan secara di hirup dengan berbagai metode. Minyak atsiri atau essential oil tidak dianjurkan untuk di telan. Bahan kimia yang ada di dalam minyak atsiri dapat berinteraksi dengan tubuh kamu dengan berbagai cara. Cara kerja Essential Oil di antara nya digunakan dengan cara di oleskan ke kulit. Pada saat di oleskan pada permukaan kulit, beberapa senyawa kimia dari tumbuhan akan terserap dari permukaan kulit.

Cara kerja Essential Oil secara umum, essential oil bersifat volatile (menguap) yang dimana setelah dihirup, aroma tersebut menstimulasi saraf olfaktori (olfactory bulb) di otak, yang diteruskan ke sistem limbik sebagai pusat emosi dan memori, kemudian melewati Hypotalamus & Amygdala yang saling bekerja untuk mengatur stimulasi organ tubuh dan mengatur emosi, sehingga tubuh bereaksi dan menciptakan relaksasi.

Emosi = Kombinasi antara Pikiran + Perasaan
Fungsi Amygdala & Hypotalamus

Peran Hipotalamus

Hipotalamus berperan untuk mengatur stimulasi dari organ tubuh seperti rasa lapar, hormon seks, kenyang atau lapar dan lain nya. Pada inti nya Hipotalamus mempunyai peran sebagai translator dari aroma ke emosi manusia.

Peran Amygdala

Amydgala berperan untuk mengatur emosi pada tubuh manusia. Tubuh akan bereaksi dan menghasilkan hormon endorfin beserta serotonin untuk membantu relaksasi. Kesimpulan nya Amygdala berperan sebagai translator yang menciptakan rasa senang, tenang, berenergi, bergembira hinga rasa sedih.
 

Sederhananya, Hypotalamus bekerja sebagai translator dari aroma yang dihirup ke emosi manusia, yang kemudian emosi tersebut ‘diterjemahkan’ oleh Amygdala yang menciptakan rasa tenang, rileks, bersemangat ataupun berenergi. Proses inilah yang mendasari adanya sifat ‘therapy’ dalam penggunaan essential oil.

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Buy Now!